Jangan Mau Tertipu! Ini Keganjilan Praktek Real Sultan (Auto Gajian)

Saat ini sedang gencarnya pemasaran dari skema ponzi bernama Real Sultan. Jumlah member saat ini adalah 90 ribu orang. Real sultan mengaku komunitas berbagi akan tetapi prakteknya setiap member yang menyetorkan uang 1,5 juta dijanjikan mendapatkan 150 juta. Menggiurkan bukan? Setor 1,5 juta mendapatkan 150 juta. Tapi jangan sampai tertipu dengan modus dari Real Sultan ini, karena komunitas ini termasuk kedalam skema ponzi dan sudah dihentikan oleh OJK. Untuk menjadi pertimbangan pada artikel kali ini akan membahas semua keganjilan praktek Real Sultan.

Keganjilan Praktek Real Sultan (Auto Gajian)
Logo Real Sultan

Keganjilan Praktek Real Sultan

Pada artikel kali akan dibahas keganjilan praktik, tipu daya dan modus penipuan yang dilakukan oleh Real Sultan, antara lain:

Real Sultan Mensejahterakan Member?

Member menganggap bahwa pemberian 150 juta yang dilakukan oleh Real Sultan adalah untuk mensejahterkan member. Apakah benar? Apabila benar maka sudah sejak zaman dulu pemerintahan Indonesia melakukan hal yang sama atau minimal founder menjadi menteri.

Logikannya apabila mensejahterkan sudah pasti para menteri keuangan dan sosial telah melakukan hal yang sama? Apakah menteri keuangan atau menteri sosial dari zaman dahulu tidak ada yang pintar dan tidak menerapkan yang dilakukan oleh Real Sultan. Sudah jelas bahwa yang dilakukan oleh Real Sultan merupakan hal yang ilegal (melanggar hukum) karena yang dipraktikan adalah Skema Ponzi.

Dalam skema ponzi pasti akan ada anggota yang dirugikan yaitu anggota yang terakhir masuk, arena dalam skema ponzi membutuhkan member baru untuk bisnisnya terus bertahan. Disebabkan uang yang diputar dan bonus yang dibayarkan kepada member merupakan uang member sendiri, bukan dari hasil usaha.

Hitung-Hitungan Gak Masuk Akal Real Sultan

Keganjilan praktek Real Sultan yang selanjutnya adalah tidak masuk akal logika hitung-hitungan yang disajikan oleh Real Sultan. Karena bagaimana pun tidak ada entitas atau perusahaan yang berani memberikan jaminan pengembalian dana sampai dengan 10 ribu persen. Perbankan saja hanya memberikan bunga 6% pertahun atau 0,5% perbulan. Sedangkan Real Sultan menjanjikan keuntungan sampai 10 ribu persen. Walau pun Real Sultan menganggap bahwa mereka adalah komunitas berbagi akan tetapi praktik yang dilakukan merupakan investasi.

Hitungan 10 ribu persen yang dilakukan oleh Real Sultan merupakan suatu pembodohan dan penipuan. Perbankan yang mempunyai legalitas saja sudah mempertimbangkan mengapa bunga yang diterapkan hanya 0,5% perbulan. Sudah pasti yang dilakukan Real Sultan ini akan menyebabkan kerugian bagi member, karena tidak akan mungkin semua mendapatkan 150 juta. Uang 150 juta yang ditawarkan oleh Real Sultan akan menjadi beban yang besar bagi sistemnya. Dan hal ini akan menyebabkan Real Sultan cepat atau lambat akan mengalami gagal bayar atau bangkrut. Dalam hitung-hitungan masuk akal, dengan uang yang masuk 1,5 juta maka setiap orang yang finish 150 juta harus mengorbankan 100 orang.

Slogan Maling Real Sultan

“Ikhlas, Nurut dan Tidak Rewel” adalah slogan yang dimiliki oleh Real Sultan. Hanya orang bodoh yang tidak mau kritis dan mengikuti Real Sultan. Mulai dari praktiknya, owner dan lain-lain sangatlah ganjil. Member harusnya kritis dengan slogan tersebut, karena apabila terjadi sesuatu maka founder bisa berkelit bahwa member sudah ikhlaskan uangnya.

Nurut dan tidak rewel, kalau memang sudah mengikhlaskan uang 1,5 juta hilang. Tapi kalau untuk 1,5 juta aja susah ikhlasnya, harusnya lebih kritis tidak hanya nurut dan diam. Apabila masih menginginkan uang balik maka harus kritis. Orang bodoh yang mau uangnya diatur oleh orang lain, tetapi tidak mencari tahu (kritis) terhadap sesuatu yang diikuti.

Praktik Real Sultan

Praktik dari Real Sultan member disuruh untuk mentransfer 1,5 juta yang sudah ditentukan oleh sistem website Real Sultan. Dan nantinya member akan mendapatkan antrian untuk mendapatkan transferan sampai 150 juta. Aneh apabila tidak mencurigai bahwa tidak ada “main” yang dilakukan oleh website Real Sultan. Dimana bisa saja nomor rekening yang diberikan kepada member adalah nomor rekening pemilik website Real Sul tan dan keluarganya. Ini adalah tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Real Sultan.

Baca juga: Hukum Mengikuti Real Sultan

Awalnya Tidak Memiliki Owner

Apabila di awal kemunculannya tidak ada owner seperti yang dikatakan pada websitenya. Saat ini sudah ada dua orang yang mengaku Owner/ Founder yaitu Gus Nuur dan Hercules. Kemunculan ini dikarenakan adanya surat edaran dari Satgas Waspada Investasi (SWI). Dan mereka muncul untuk menenangkan member dan katanya memasang badan apabila Real Sultan bubar.

Modus ini sering digunakan oleh para owner skema ponzi. Contohnya dalam kasus HIPO dengan Founder Andi Junaedi Nyompa ketika ada surat edaran dari SWI, dia bilang akan memasang badan apabila bisnisnya bubar (uang dibawa kabur). Akan tetapi pada akhirnya HIPO bubar juga dan foundernya pun menghilang dari sosmed mau pun rumahnya.

Mendompleng Beberapa Universitas

Beberapa bulan yang lalu Real Sultan di grupnya menyebutkan bahwa dengan bergabung maka akan mendapatkan diskon DP3 Universitas sebanyak 50%. Adapun Universitas yang didompleng antaralain STIKES ICME Jombang, STIKES Yogyakarta, STIKES BCM Pangkalan Bun, STIKES WIKA Denpasar dan AKS AKK Yogyakarta. Padahal pada kenyataannya memang sedang ada promo diskon untuk masuk ke Universitas tersebut. Pengumuman tentang dengan bergabung Real Sultan mendapatkan diskon juga dilakukan pada saat pendaftaran akan ditutup.

Mau 150 juta harus mempunyai UKM

Hal yang lucu dengan Real Sultan dan banyak pengikutnya adalah adanya syarat bagi member untuk mempunyai UKM. Dan ini persyaratan ini harus dipenuhi dan apabila tidak dipenuhi maka akun member akan dibekukan. Maka member Real Sultan pun bergegas membuat usaha mulai sulap rumah jadi toko, sulap produk lain tempel stiker dan ada juga yang hanya editan.

Syarat UKM juga menjadi senjata bagi member lama Real Sultan untuk menggaet member baru. Dengan promosi “Bergabung dengan Real Sultan maka akan mendapatkan bantuan 150 juta untuk membangun usaha (UKM)”. Lucu dengan promo ini karena sebenarnya uang 150 juta tidak didapatkan terlebih dahulu, tetapi diakhir atau bahkan hanya hayalan. Logikanya kan dapat uang dulu baru membuat UKM dan bukan sebaliknya bikin UKM untuk mendapatkan 150 juta.

Untuk menjadi UKM itu tidak bisa sembarangan banyak syarat yang harus dipenuhi. Tidak hanya memiliki produk tetapi ada izin usaha dan ada minimal pendapatan untuk disebut UKM. Untuk usaha mikro yang paling kecil harus memiliki kekayaan bersih sebanyak 50 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan) dan pendapatan setiap tahunnya maksimal 300 juta. Sedangakan, untuk usaha kecil harus memiliki kekayaan bersih antara 50 juta sampai 500 juta dan pendapatan setiap tahunnya antara 300 juta sampai dengan 2,5 Milyar. Apabila melihat dari peryaratan dan ciri-ciri maka tidak akan banyak member yang bisa menjadi UKM. Maka dapat dipastikan bahwa persyaratan ini hanya akal-akalan dari founder Real Sultan, agar tidak langsung di cap sebagai Skema Ponzi.

Membayar Landing Page Setiap 3 Bulan

Pada saat ini di Real Sultan mewajibkan membernya untuk membayar landing page sebesar 100 ribu untuk 3 bulan. Ini jelas bukan untuk sistem yang lebih baik akan tetapi untuk Real Sultan hidup lebih lama. Skema ponzi seperti Real Sultan tidak akan bertahan lama apabila tidak memiliki dana segar, apabila tidak ada maka sistem pun mati.

Sepertinya ini adalah kedok Real Sultan untuk mendapatkan dana segar yang dibutuhkan untuk tetap hidup. Karena semakin lama pasti pertumbuhan member semakin sedikit dan beban yang ditanggung besar. Yang lebih parah dari peraturan ini adalah apabila tidak membayar maka akun member akan di banned.

Tidak Boleh berhenti

Pada awalnya dalam Real Sultan atau Auto Gajian membolehkan membernya untuk berhenti dan ini ada di dalam websitenya. Akan tetapi untuk sekarang semua member dipaksa untuk lanjut dan tidak boleh berhenti ditengah jalan. Apakah ini untuk kelangsungan hidup Real Sultan atau membernya? Jelas tidak.

Hal ini dilakukan agar memberi member rasa aman yang palsu.

Harus Aktif Mencari Member Baru

Keganjilan praktek Real Sultan lainnya adalah pada awalnya komunitas ini tidak mewajibkan untuk membernya mencari member baru. Bahkan pada promosinya menyebutkan bahwa aktif atau pasif pasti akan finish di 150 juta. Akan tetapi pada kenyataanya sekarang seluruh member di haruskan untuk mencari member baru. Mengapa demikian? Ya karena Real Sultan merupakan Skema Ponzi tanpa adanya member baru maka kematiannya semakin cepat.

Uang 150 juta Bukan di Transfer akan tetapi Cash

Pada beberapa kesempatan saya melihat beberapa video terkait member yang sudah finish 150 juta. Akan tetapi ada yang mengganjal yaitu yang mendapatkan 150 juta bukan berasal dari transfer melainkan uang cash. Mengapa hal ini janggal? Karena sistem Real Sultan adalah meminta member untuk mentransfer uang ke member lainnya hingga mencapai 150 juta. Maka dapat di pastikan hal tersebut merupakan tipuan atau settingan agar banyak orang yang mengikuti Real Sultan.

Rewel Sedikit Banned

Hal yang aneh dari komunitas berbagi ini adalah apabila ada membernya yang rewel sedikit maka langsung di banned atau akunnya dihapuskan. Padahal tujuan dari Real Sultan sendiri katanya mensejahterakan membernya, tetapi yang dilakukan sangat otoriter. Kenapa harus sedikit-sedikit hapus akun? Karena untuk mengurangi beban Real Sultan dalam membayar member untuk finish 150 juta. Skema ponzi untuk tetap hidup memang prakteknya seperti itu, apabila tidak ada penambahan member baru terpaksa kurangi jumlah peserta dengan alasan yang tidak jelas.

Semakin Lama Waktu Finish 150 juta

Keganjilan praktek Real Sultan ini adalah sebuah default untuk Skema Ponzi yang sudah mencapai titik jenuh. Biasanya Skema Ponzi yang sudah mencapai titik jenuh memiliki salah satu ciri, diantaranya:

  • Pembayaran keuntungan/ benefit yang dijanjikan menjadi bertambah lama.
  • Mengalami gangguan teknis dan mengkambing hitamkan orang lain. Contohnya, website diserang oleh Hacker.
  • Pemeran utama (Founder) biasanya drama dengan cara tampil di publik dan bilang untuk memasang badan apabila terjadi kerugian.

Beberapa hal diatas merupakan sebagian dan masih banyak ciri lainnya, tetapi semua itu telah terjadi di Real Sultan. Untuk awalnya pada saat bernama Auto Gajian, 150 juta dijanjikan diperoleh hanya dalam waktu 4 bulan. Akan tetapi sekarang di Real Sultan membutuhkan waktu 7 – 9 bulan dan yang berhasil mendapatkannya pun sedikit atau tidak jelas. Apakah ini perubahan sistem untuk lebih baik? Tentu saja tidak, ini dikarenakan beban yang ditanggung Real Sultan semakin besar seiring bertambahnya member dan menyebabkan waktu dimundurkan atau bahkan tidak akan ditepati.

Tidak Ada Tata Cara Untuk Withdraw (Penarikan) Uang 150 Juta

Website Real Sultan Tidak Bisa Dibuka

Pada saat ini website Real Sultan tidak bisa dibuka, tetapi masih dapat dibuka melalui VPN. Kebanyakan member percaya bahwa ini adalah pekerjaan dari Hacker yang tidak suka dengan Real Sultan. Kalau hacker ingin untung dari Real Sultan sudah pasti tidak akan di takedown websitenya, malah akan dibuat untuk melakukan transfer palsu. Terus mengapa websitenya tidak bisa diakses? Karena Real Sultan telah masuk ke dalam entitas penyedia investasi ilegal yang dikeluarkan oleh SWI pada bulan September 2020. Oleh sebab itu Kominfo memblokir website Real Sultan karena termasuk ke dalam website penipuan.

Bodoh Apabila Melanjutkan Menjadi Member Real Sultan

Apabila sudah membaca keganjilan praktek Real Sultan dan masih berlanjut maka anda merupakan orang yang bodoh. Sudah dua kali Real Sultan masuk kedalam daftar entitas ilegal yang dikeluarkan oleh SWI. Yaitu pada saat April 2020 dengan nama Auto Gajian dan September 2020 dengan nama Real Sultan.

Mengapa bisa masuk kedalam daftar entitas ilegal? Karena yang dilakukan oleh Real Sultan merupakan Skema Ponzi. Dan tidak ada perubahan dari sistem yang dikerjakan dari awalnya dengan nama Auto Gajian sampai dengan sekarang dengan nama Real Sultan. Apakah member tidak tahu? Bahwa ketika berganti nama menjadi Real Sultan adalah ketika Auto Gajian masuk ke dalam daftar entitas ilegal dan websitenya diblokir oleh Kominfo.

Apabila terjadi lagi merubah namanya lebih baik berhenti sekarang dari pada rugi lebih besar kemudian, anggap ini sebagai sebuah pembelajaran. Bukankah sekarang anda memiliki beban membayar landing page, dari pada membayar yang tidak jelas lebih baik menambah uang untuk makan sehari-hari. Kalau Anda masih ngeyel silahkan lanjutkan kebodohan anda dan jadilah korban lainnya dari Skema Ponzi.

Yang mau diskusi bisa dituliskan dikolom komentar.

Untuk yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait Real Sultan dan Skema Ponzi lainnya, bisa bergabung dengan grup Facebook Masyarakat Anti Ponzi.

Leave a Reply

Scroll to top