Kupas Tuntas Izin Usaha dan Legalitas Vtube Bisnis Digital Advertising

Bicara dengan member vtube sangat melelahkan karena ngeyel bahwa vtube merupakan bisnis kekinian dibidang periklanan digital. Member apabila diberikan fakta terkait vtube terkait vtube selalu mengelak dan mengajak untuk join. Padahal untuk mengetahui sesuatu hal, tidak harus terjun langsung. Seperti tentang untuk mengetahui hewan apa saja yang terdapat di kedalaman laut palung mariana, maka kita tidak harus menyelaminya. Sangat mudah menemukan Informasi di Internet, yang masih terjebak gabung vtube sudah jelas malas membaca. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang izin usaha dan legalitas vtube.

Sekilas Gambaran Tentang Vtube

Izin Usaha dan Legalitas Vtube

Vtube merupakan aplikasi yang dikeluarkan oleh PT Future View Tech. Saat ini menjalankan bisnis periklanan digital (katanya). PT Future View Tech ini mengklaim memiliki kantor di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Pada aplikasinya pt future menawarkan bayaran untuk setiap anggotanya yang menonton iklan. Akan tetapi bayaran yang didapatkan member bukanlah uang melainkan Vtube Poin atau disingkat VP.

VP ini baru bisa dicairkan apabila member sudah menjualnya di pasar exchange yang telah disediakan oleh vtube. Jadi vtube sebenarnya tidak membayar member, melainkan penghasilan member berasal dari VP yang diberikan oleg PT Future. VP sendiri dihargai oleh PT Future sebesar 1 dollar, padahal tidak ada lembaga resmi yang menyatakan hal tersebut. Hanya klaim sepihak vtube menyebutkan VP seharga 1 dollar.

Uang digital itu tidak bisa sembarangan dikeluarkan bahkan klaim yang keterlaluan, seperti 1 VP sama dengan 1 dollar. Untuk mengadakan uang digital di Indonesia sangatlah tidak mudah. Banyak persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan yang ingin melakukannya. Contoh Uang digital adalah seperti Gopay, OVO dan Shopeepay.

Tidak mudahnya mendapatkan izin uang digitalbisa dilihat dari kasus Bukalapak dan Tokopedia. Mereka tidak memiliki uang digital sendiri, padahal permintaan izin yang disampaikan kepada BI berbarengan dengan Shopee. Sekelas bisnis unicorn seperti Bukalapak dan Tokopedia saja susah apalagi vtube yang sudah masuk kedalam daftar Investasi Ilegal.

Saat ini vtube masuk ke dalam daftar investasi ilegal yang dikeluarkan oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) pada Juni 2020. SWI adalah lembaga dibawah OJK untuk mengawasi kegiatan investasi ilegal. Setiap bulan SWI mengeluarkan daftar baru perusahaan investasi ilegal dan fintech ilegal. Vtube sampai saat ini belum masuk ke dalam daftar normalisasi berarti masih ilegal.

Izin Usaha dan Legalitas Vtube Perusahaan Iklan Digital

Vtube memiliki beberapa perizinan yaitu Izin Operasional/ Komersil, Izin Usaha Industri dan Izin Penyelenggara Sistem Elektronik. Yang akan saya bahas adalah terkait Izin Usaha Industri dan Izin Penyelenggara Sistem Elektronik.

Izin Penyelenggara Sistem Elektronik Vtube

Izin Penyelanggara Sistem Elektronik (PSE) dikeluarkan oleh Kominfo bagi pengusaha yang bergerak dibidang usaha sistem elektronik. Vtube harus memiliki izin ini, sesau dengan komitmen yang ada pada Izin Operasional/ Komersil. Izin PSE vtube sudah banyak tersebar di internet, apabila kita mencari di google maka akan mudah menemukannya. Izin PSEnya sendiri diterbitkan pada tanggal 10 Maret 2020 yang berlaku sampai 10 Maret 2021. Dengan komitmen harus menyerahkan sertifikat keamanan informasi.

Status dari Izin PSE ini dapat dilihat di website PSE Kominfo. Apabila kita mencari vtube atau PT Future View Tech maka tidak bisa ditemukan. Hal ini karena kominfo telah mencabut izin PSE dari Vtube. Dikarenakan atas rekomendasi SWI yang telah memasukan Vtube kedalam entitas investasi ilegal.

Banyak member apabila ditanya tentang hal ini menjawab bahwa sedang ada pembaharuan izin. Akan tetapi hal ini tidak mungkin terjadi. Karena walau pun ada pembaharuan izin atau penggantian izin. Maka izin PSE tidak akan dihapus sebelum izin baru keluar atau atas permintaan perusahaan terkait. Karena hal ini menyangkut legalitas dan kepercayaan konsumen. Apabila Kominfo menghapus secara sepihak maka akan di demo banyak perusahaan.

Website Resmi Vtube Diblokir

Setelah masuk ke dalam daftar entitas ilegal SWI pada bulan Juni 2020, website resmi vtube sudah tidak bisa dibuka. Apabila dipaksa dibuka maka akan keluar internet positif dan harus menggunakan VPN untuk membukanya. Banyak member yang mengira bahwa ini ulah hacker dan yang lainnya. Akan tetapi hal ini wajar, apabila kominfo memblokir situs web yang menawarkan investasi ilegal.

Apabila ulah hacker maka aplikasi vtube sangat rawan dalam pencurian data. Ibaratkan untuk website saja tidak bisa diakses dan kembalikan apalagi melindungi data pada aplikasi. Sebenarnya juga untuk mengajukan banding internet positif sangat mudah tidak sampai 24 jam, yaitu dengan cara mengajukan banding. Karena bisa saja ada orang iseng yang melaporkan situs kita untuk di blok. Tapi sampai saat ini dari bulan Juli website belum bisa dibuka.

Izin Usaha Industri Vtube

Izin Usaha Industri (IUI) adalah izin yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnisnya. Sangat beragam izin yang tersedia dari IUI mulai dari yang konvensional hingga digital. Vtube sebagai suatu perusahaan memang sudah memiliki IUI yang keluar pada tanggal 18 Januari 2020. Akan tetapi yang menjadi permasalahan dari Izin Usaha Industri Vtube tidak sesuai dengan praktik usahanya.

Izin yang dipegang oleh Vtube adalah aktifitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya dengan nomor KBLI 62090. KBLI 62090 sendiri adalah nomo IUI untuk usaha pemasangang, perakitan, instalasi dan servis komputer. Sedangkan vtube sendiri saat ini menjalankan usaha advertising atau perikalan, yang seharusnya memiliki nomor 73100.

Izin Usaha Vtube Seharusnya Sudah di Cabut

Sesuai dengan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 1995 TENTANG IZIN USAHA INDUSTRI. Pada pasal 10 tentang pencabutan izin, IUI dapat dicabut dalam hal:

  • Pasal 10 Ayat 4; Perusahaan Industri yang melakukan kegiatan usaha industri tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam izin yag diperolehnya.
  • Pasal 10 Ayat 5; Perusahaan industri yang tidak menyampaikan informasi industri atau dengan sengaja menyampaikan informasi industri yang tidak benar.

Maka sebenarnya izin vtube sudah tidak berlaku lagi karena melakukan kegiatan yang sesuai dengan ayat 4 dan 5 pasal 10 tentang pencabutan izin. Apabila masih bisa menemukan pt future view tech di website perizinan pemerintah. Maka dapat dipastikan belum ada laporan terkait praktek usaha yang dilakukan oleh Vtube. Apabila sudah dilaporkan maka sudah pasti izinnya akan segera dicabut.

Kesimpulan Izin Usaha dan Legalitas Vtube

Kesimpulannya adalah vtube memiliki izin usaha dan legalitas sebagai perusahaan. Akan tetapi legalitas tersebut tidak sesuai dengan isinya dan ada juga yang sudah dicabut. Maka dapat disimpulkan bahwa Vtube melakukan kegiatan usaha yang Ilegal.

Detail KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA (KLBI)

Detail KLBI dapat dilihat di website resmi lembaga OSS (Online Single Submission). Dan berikut detail terkait KLBI nomor 62090 dan KLBI 73100:

  • KLBI 62090 – Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yang terkait dengan kegiatan yang belum diklasifikasikan di tempat lain, seperti servis komputer, instalasi personal komputer dan instalasi perangkat lunak.
  • KLBI 73100 – Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan, meliputi jasa bantuan penasihat, kreatif, produksi bahan periklanan, perencanaan dan pembelian media. Kegiatan yang termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar, majalah dan tabloid, radio, televisi, internet dan media lainnya;

Baca Juga Artikel Lainnya Mengenai Vtube:

—-Update (Revisi)—

Ternyata sudah ada peraturan terbaru terkait Izin Usaha Industri. Dan disini lebih kejam, ketika usaha tidak sesuai praktik, maka otomatis surat Izin Usaha Industrinya tidak berlaku. Peraturan ini tertera pada PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 107 TAHUN 2015 TENTANG IZIN USAHA INDUSTRI Pasal 8 ayat 1 – 3.Mohon maaf gaes sedikit keliru.

Leave a Reply

Scroll to top