Menghasilkan uang dengan mudah merupakan impian setiap orang. Namun dengan hal tersebut banyak orang culas dan licik memanfaatkan keadaan. Salah satunya adalah aplikasi compass penghasil uang yang sekarang sedang booming. Pada artikel ini akan membahas terkait aplikasi tersebut, apakah legit atau memang calon aplikasi SCAM lainnya.

Kupas Tuntas Aplikasi Compass Penghasil Uang

Aplikasi Compass Penghasil Uang: Legit atau Calon SCAM Lainnya?

Aplikasi compass merupakan aplikasiyang saat ini sedang banyak pencarian di google terkait aplikasi tersebut. Tidak banyak informasi yang dapat ditemukan dari internet terkait hal tersebut. Akan tetapi ada beberapa yang bisa kita jelaskan untuk aplikasi ini.

Aplikasi compass memberikan uang kepada para membernya dengan dua cara (dari berbagai sumber). Pertama, dari kode referal. Dan Kedua, kita harus menjalankan misi yang diberikan oleh aplikasi compass. Kamu bisa mendapatkan misi sebanyak 18 buah perhari.

Setelah menjalankan misi kamu akan mendapatkan komisi sebanyak 0,6% per misi. Semakin banyak menjalankan misi maka kamu akan mendapatkan uang lebih. Semua ini dapat kamu dapatkan gratis, namun dengan misi dan komisi yang terbatas.

Kamu bisa upgrade jumlah misi dan komisi dengan cara membayar uang kepada aplikasi compass. Semakin tinggi uang yang kamu setorkan maka misi dan komisi mu semakin besar. Bersaran paling kecil adalah dua puluh ribu dengan mendapatkan komisi 0,6%. Dan besaran palin besar adalah sepuluh juta rupiah dengan komisi 0,7%.

Legalitas Aplikasi Compass Penghasil Uang

Untuk aplikasi compass seharusnya memiliki legalitas dari 2 lembaga yaitu OJK dan Kominfo. Mengapa harus ada izin OJK dan Kominfo? Pertama, Izin OJK karena ada indikasi investasi disana dimana uang yang disetorkan dijanjikan dikembalikan lebih dengan jangka waktu tertentu. Kedua, Kominfo diharuskan untuk setiap website dan aplikasi yang ada di Indonesia untukmemiliki Izin PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik).

Izin Kominfo Aplikasi Compass

Compass tidak memiliki izin PSE Kominfo, ini bisa kita cek di website resmi dari Kominfo terkait PSE. Apabila mengetikan compass maka tidak ada informasi yang bisa didapatkan. Hal ini bisa menjadi salah satu bukti bahwa aplikasi ini tidak aman.

Kita ambil contoh Tokopedia dimana data user pernah tersebar di Internet padahal merupakan perusahaan yang besar dan mendunia. Apalagi aplikasi seperti compass yang tidak memiliki izin di Indonesia, maka data yang anda simpan jelas tidak aman.

Izin OJK Aplikasi Compass

Untuk aplikasi compass sendiri tidak bisa ditemukan di situs resmi OJK terkait entitas atau perusahaan yang sudah terdaftar. Padahal didalamnya ada kegiatan investasi dan setiap ada kegiatan pengumpulan uang (untuk tujuan investasi) maka harus ada izin dari OJK. Aplikasi ini cenderung rawan SCAM atau gagal bayar, kita berkaca kepada beberapa bisnis yang sudah legal tetapi SCAM seperti Jiwasraya.

Logikanya jangan dibalik seperti member skema investasi bodong sebelumnya yang sudah menutup mata. Seperti logika “Yang legal saja bisa SCAM, itu bagian dari bisnis”. Tetapi balik menjadi “Yang legal saja bisa SCAM, apalagi yang Ilegal”.

Aplikasi Compass Masuk Daftar Entitas Ilegal

Pada bulan maret ini Satgas Waspada Investasi dibawah naungan OJK, mengeluarkan daftar entitas investasi ilegal. Dan salah satu aplikasi yang masuk adalah aplikasi compass, dalam press realese nya tersebut memberikan keterangan bahwa aplikasi merupakan money game dengan sistem berjenjang.

Memberikan wanti-wanti kepada para member compass. Biasanya aplikasi atau bisnis yang sudah masuk kedalam daftar ini tidak terlalu lama mas hidupnya. Dikarenakan memang bisnis ini hidup ketika ada member baru yang masuk. Dan ketika pertumbuhan member melambat maka SCAM tinggal menghitung hari.

Baca Juga: Kupas Tuntas Aplikasi Vtube Peniupan Kedok Bisnis Periklanan

Skema Ponzi Aplikasi Compass Penghasil Uang

Yang dilakukan oleh aplikasi compass merupakan skema ponzi atau money game. Dimana keuntungan dan bonus yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut berasal dari uang member baru atau member yang naik level.

Skema ponzi pada awalnya hanya seseorang (bernama ponzi) yang menipu orang lain dengan bisnis fiktif, dan memutar uang antar member. Misalkan A setor seratus juta untuk mendapatkan keuntungan 10% setiap bulan. 10% yang didapatkan A merupakan uang dia sendiri atau uang dari member baru. Makanya dalam skema ini kental sekali yang namanya Member get member atau member mendapatkan member baru.

Untuk aplikasi compass ini juga menyamarkan skema ponzi nya dengan cara memberikan komisi dengan menjalankan misi. Akan tetapi kita tidak bisa mengetahui dari mana uang aplikasi compass ini berasal. Karena memang untuk perusahaan dan legalitas pun tidak jelas.

Umur dari skema ponzi ini tidak akan panjang, karena jumlah orang terbatas dan orang yang kurang literasi juga sangat terbatas. Apabila terdapat oknum Polisi, TNI, PNS dan lainnya yang mengajak bergabung masuk entitas ilegal (SWI) jangan pernah terpengaruh.

Kejanggalan Aplikasi Compass Penghasil Uang

Meminta Password Yang Sama dan Sering Digunakan

Ada hal yang janggal sekali ketika ingin mendaftar aplikasi compass. Dimana pada kolom pengisian password terdapat keterangan “Dianjurkan untuk Menggunakan Kata Sandi yang Biasa Pakai untuk Membantu Melindungi Akun Anda”. Ini hal yang paling janggal menurut saya, karena belum pernah menemukan keterangan pengisian password yang seperti ini.

Untuk beberapa website bahkan ada yang meminta untuk merubah password secara teratur. Tetapi pada aplikasi compass meminta untuk memasukan password yang sering digunakan. Hal yang menakutkan dari ini adalah ketika akun sosial media kita yang lain diambil alih dan digunakan sebagai penipuan atau digunakan untuk pinjaman online.

Inilah fungsi dari legalitas, minimal developer sebuah aplikasi mendapatkan audit dari Kominfo atau lembaga terkait. Apabila seperti ini tidak ada yang menjamin keamanan akun sosial media anda dan lainnya.

Tidak Memiliki Tim IT yang Canggih

Apabila melihat dari sisi Tim IT nya maka aplikasi compass merupakan karya yang tidak dipersiapkan dengan baik. Mulai dari website tidak terlihat profesional, seharusnya aplikasi yang menawarkan keuntungan besar bisa membuat yang lebih baik dari itu.

Bisa Mendaftar dengan Nomor Sembarangan (Tidak Ada OTP)

Untuk mendaftar aplikasi compass salah satu syaratnya adalah mengisi kolom form nomor Handphone. Walaupun demikian tidak ada OTP yang didapatkan dari pendaftaran tersebut. Hal ini bisa digunakan untuk membuat akun dengan nomor palsu.

Adanya OTP disuatu aplikasi, ada beberapa alasan Pertama, verifikasi nomor hp apakah valid atau tidak. Kedua, untuk menjaga kemanan nomor hp tidak digunakan sembarangan oleh orang lain.

Tidak Di Temukan di Google Playstore atau App Store

Aplikasi ini tidak dapat ditemukan di Playstore atau pun di app store. Hal ini menunjukan bahwa aplikasi ini masih banyak kekurangannya. Karena untuk upload ke google playstore tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya perlu membayar beberpa uang kepad google untuk alokasi yang dipublikasikan. Walau pun ada di playstore atau app store tida menjamin suatu usaha itu akan SCAM atau tidak. Minimal apabila sudah bisa diakses diantara kedua penyedia aplikasi tersebut, aman versi playstore atau app store.

Kesimpulan Aplikasi Compass Penghasil Uang

Dari pemaparan informasi terkait aplikasi compass dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini merupakan aplikasi ilegal yang ada di Indonesia. Dan memiliki kemungkinan untuk terjadi scam dikemudian hari, apalagi saat ini sudah masuk ke dalam daftar entitas ilegal yang di keluarkan oleh Satgas Waspada Investasi.